Senin, 12 Januari 2015

Menghadapi Badai Kehidupan.

" Life isn't about waiting for the storm to pass...It's about learning to dance in the rain "
Pepatah ini memang ada benarnya. Anda tidak perlu hanya meratapi, namun bagaimana menikmati badai tersebut juga perlu di perhatikan. Menari saat hujan badai di tengah lapangan sama aja bunuh diri, atau kemudian setelahnya sakit karena masuk angin. Apa susahnya menikmati badai sambil meminum coklat panas di balik selimut hangat atau membaca buku. Maksud saya adalah, tidak perlu anda melawan alam semesta. Yang perlu anda lakukan adalah menerima dengan cara yang lebih baik untuk kedepannya.

Luapkan.

Anda bisa meluapkan segala kesedihan ketika beban masalah begitu menghimpit. Bercerita dengan teman terdekat atau menangis sendirian dikamar bisa mengurangi sedikit rasa sesak di dada. Curahkan semua perasaan anda tanpa harus di tahan hingga anda merasa lebih lega. Anda juga bisa menulis apa yang ada di pikiran anda saat ini. Namun, simpanlah tulisan tersebut didalam jurnal pribadi anda. Sosial media bukanlah diary. Curhatan anda bisa saja membawa efek negatif. Tidak semua orang berpikiran yang sama dan ikut bersedih bersama anda. Akan ada saja pihak yang tertawa diatas penderitaan anda. Daripada menambah masalah baru, lebih baik anda menjaga prilaku anda. Suatu hari anda bisa membaca kembali tulisan anda dan menertawakan sikap anda.

Akui.

Anda harus berani mengakui bahwa segala sesuatu yang terjadi banyak sedikitnya merupakan kesalahan anda. Kebodohan, keteledoran atau bahkan karma anda dimasa lalu bisa menjadi penyebabnya. Mengakui bukan bearti anda harus semakin terpuruk. Tetapi anda bisa mengurangi menyalahkan orang lain. Tidak ada gunanya membawa orang lain didalam permasalahan anda. Mungkin mereka memang terlibat, tetapi ini hidup anda. Anda tidak bisa mengharapkan orang lain merubah jalan hidup anda bila anda sendiri tidak menentukan bagaimana rutenya. Selalu ingat hal ini. Anda bertanggung jawab terhadap kualitas hidup anda sendiri. Ketika anda sukses, apakah anda mau mengakui bahwa kesuksesan anda adalah hasil jerih payah orang lain ? Pasti anda dengan lantang berkata tidak ? Lalu mengapa ketika jatuh, anda menarik orang lain untuk bersama anda ?

Hadapi.

Apa yang telah terjadi tidak bisa anda hentikan. Anda tidak bisa mengulang waktu. Hadapilah badai ini dengan ketegaran dan senyuman.
Permasalahan yang akan terjadi didalam kehidupan tidak hanya satu dua saja. Akan ada banyak badai yang harus anda lalui. Anda tidak bisa terus lari ketika masalah menerpa. Kedewasaan anda akan terus di uji.
Bicara memang lebih gampang, namun sama seperti anda, saya pun pernah berada di keadaan saat terpuruk dan berhasil melewatinya. Ketika anda sudah dapat mengambil pelajaran atas masalah yang terjadi, anda bisa mengetahui bagaimana anda menjalani hidup dimasa depan. Apa saja yang harus anda lakukan dan hindari sehingga kejadian ini tidak terulang.
Janganlah terlalu drama. Masih banyak orang yang menghadapi masalah yang jauh lebih berat dari anda. Seringlah melihat kebawah dan memperhatikan keadaan sekitar. Anda tidak sendiri.


Nikmati.

Nikmati segala proses nya. Sakitnya, luka nya, kesedihannya. Menikmati proses adalah jalan menuju ke ikhlasan. Menikmati bukan berarti hanya menunggu dan pasrah. Terus terusan meratapi dan menangisi ketidak beruntungan hidup anda tidak akan merubah keadaan. Anda hanya menjadi lebih stress dan lelah sendiri. Coba pikirkan berapa lama waktu yang anda habiskan untuk hal yang tidak berguna. Yang terjadi biarlah terjadi. Jalani saja dengan sabar. Jadikan semuanya pelajaran yang berharga di hidup anda. Cobalah lebih produktif. Roda selalu berputar. Kebahagiaan dan penderitaan tidak pernah abadi. Yakin saja bahwa badai kecil anda ini pasti berlalu sejalan dengan waktu.


Syukuri.

Selalu membiasakan melihat sisi positif dalam setiap keadaan. Anda mungkin belum menyadari bahwa banyak dari hidup anda yang bisa disyukuri. Anda terlilit hutang dan tidak ada lagi yang percaya untuk meminjamkan anda uang? Bagus. Ini tanda nya anda tidak menambah hutang dan beban anda. Anda di tinggal pasangan ? Bagus. Lebih baik anda di tinggalkan daripada hidup bersama namun penuh penderitaan.
Hidup ini hanya sementara, anda harus banyak bersyukur masih diberi nafas untuk tetap hidup dan mencari jalan keluar. Jangan sia siakan rejeki ini.

Sebenarnya telah banyak badai kecil yang telah anda hadapi dan lalui. Anda saja yang tidak sadar menjalaninya. Semua permasalahan di dunia masihlah dalam kategori kecil dan sudah pasti ada jalan keluarnya selama anda bisa melihat dengan hati bersih dan kepala dingin.

Maka daripada itu, cobalah sedikit bersantai dalam menghadapi badai ini. Jangan terlalu di pikirkan. Lupakan hal hal buruk dalam pikiran yang mungkin tidak akan terjadi. Lupakan hal hal yang telah menyakiti hati. Lupakan semuanya.
Yang perlu di ingat bahwa Allah selalu bersama anda, apapun yang terjadi semua akan berjalan sebagai mana mestinya sesuai dengan jalanNya. Dan itu sudah pasti untuk kebaikan anda dimasa depan. Percayalah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar