Senin, 12 Januari 2015

Hidup Hanya Sementara.

Hidup hanya sementara.
Begitu pula rasa sakit dan penderitaan. Roda terus berputar. Hidup bukanlah seperti odong odong yang cuman goyang goyang di tempat. Hidup memang seperti roolercoster. Kadang menukik tajam kebawah namun sering pula naik ke atas. Seperti roolercoster, perjalanan naik kepuncak jauh lebih lambat di bandingkan terjun bebas kebawah.
Jadi semua tergantung kita, apakah kita bisa menikmati roolercoster tersebut atau tidak. Karna di nikmati atau tidak, kita sudah duduk disana.

Hidup hanya sementara.
Waktu kita di dunia tidaklah banyak untuk mengumpulkan pahala. Saya bukanlah sok alim. Namun saya manusia biasa yang diberi kesadaran oleh Allah betapa berdosanya saya.
Lebih dari seperempat abad saya berlumur dosa. Saya gak tau apakah saya masih bisa hidup besok,lusa, bulan depan, tahun depan, 10 tahun lagi.

Hidup hanya sementara.
Sayang sekali jika di penuhi dengan kekecewaan,kemarahan,iri dan dengki.
Saya sedang dalam proses menikmati setiap detik hidup saya. Melakukan hal hal yang saya suka. Menikmati setiap rejeki yang diberikan olehNya. Saya berharap apa yang saya lakukan ini bisa menjadi amal ibadah baik untuk saya pribadi maupun orang lain.

Hidup hanya sementara.
Kejarlah mimpi dan harapan setinggi tingginya.
Saya setiap hari berdoa supaya diberi rejeki yang sebesar besarnya agar dapat membantu membahagiakan orang lain. Allah menciptakan bumi beserta isinya yang begitu melimpah ruah agar dapat kita manfaatkan. Terus berusaha untuk mendapatkan kekayaan duniawi agar dapat menghasilkan kekayaan di akhirat nanti.

Hidup hanya sementara.
Bukan bearti tidak memanfaatkan umur yang hanya sedikit ini.
Saya mencoba menjadi manusia yang berguna bagi orang banyak. Ilmu,pengalaman, materi, apapun yang bisa menjadi manfaat bagi orang lain, maka berikanlah.
Saat ini mungkin saya belum begitu banyak berilmu. Namun, bukan bearti saya tidak bisa membagi sesuatu yang mungkin bisa berguna.

Jadi, apa yang bisa anda lakukan dalam mengisi hidup yang hanya sementara ini?

"Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui." (QS. Al-Ankabut : 64)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar